Download File *.Doc  

BAB I :PENDAHULUAN

  1. Sejarah
  2. Perkembangan Bidang Akademik
  3. Visi, Misi, Dasar dan Tujuan Pendidikan

BAB II:MACAM PENERIMAAN MAHASISWA BARU DAN MACAM PROGRAM STUDI

  1. Macam Penerimaan Mahasiswa Baru
  2. Macam Program Studi

BAB III : SISTEM PENDIDIKAN

  1. Pengertian Dasar Sistem Kredit Semester (SKS)
  2. Nilai Kredit dan Beban Studi
  3. Kurikulum
  4. Penilaian Kemampuan Akademik
  5. Sanksi Akademik
  6. Ujian Tugas Akhir Program Diploma, Sarjana, Pascasarjana dan Ujian Profesi
  7. Evaluasi Keberhasilan Studi
  8. Evaluasi Keberhasilan Studi Program Diploma, Dokter dan Spesialis I
  9. Batas Masa Studi
  10. Program Semester Pendek pada Program Sarjana
  11. Kuliah antar Fakultas

BAB IV:ADMINISTRASI PENDIDIKAN

  1. Syarat-syarat Administrasi Sistem Kredit
  2. Pelaksanaan Administrasi Sistem Kredit
  3. Registrasi Mahasiswa
  4. Ketentuan Pembayaran Biaya Studi
  5. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
  6. Mutasi Mahasiswa
  7. Perpindahan Mahasiswa ke Unibraw
  8. Perpindahan Mahasiswa Antar Fakultas di Unibraw
  9. Perpindahan Mahasiswa Antar Jurusan dalam satu Fakultas di Unibraw
  10. Perpindahan Mahasiswa Antar Program Studi
  11. Alih Program Diploma III Ke Program Sarjana
  12. Peraturan Alih Program Dari Program Diploma I Bahasa Inggris Ke Program Diploma III Bahasa Inggris Unibraw
  13. Kelulusan Pascasarjana, Sarjana dan Program Diploma

BAB V :TATA TERTIB KELUARGA BESAR UNIBRAW

  1. Ketentuan Umum
  2. Hak dan Kewajiban
  3. Tata Krama Pergaulan dan Tanggungjawab
  4. Pelanggaran Terhadap Tata Tertib
  5. Sanksi
  6. Panitia Pertimbangan Pelanggaran Tata Tertib (PANTIB)
  7. Ketentuan Tambahan

BAB VI :BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) DANPENASEHAT AKADEMIK (PA)

  1. Bimbingan dan Konseling
  2. Penasehat Akademik

BAB VII :PELAYANAN PERPUSTAKAAN, MATA KULIAH UMUM , KOMPUTER DAN
BIDANG STUDI BAHASA

  1. Pelayanan Perpustakaan
  2. Pelayanan UPT MKU
  3. Pelayanan UPT Pusat Komputer
  4. Pelayanan UPT Bidang Studi Bahasa

Lampiran :
1.Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 178/U/2001 Tentang Gelar dan Lulusan Perguruan Tinggi

TIM PENYUSUN PEDOMAN

 
 
  

Bab IV
Administrasi Pendidikan

 

Untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dari suatu sistem kredit semester, pelaksanaan administrasi pendidikan tahap demi tahap akan diatur dan dilaksanakan secara sentral, dengan memanfaatkan SIAKAD on line.

A.Syarat-Syarat Administrasi Sistem Kredit

Untuk melaksanakan sistem kredit yang baik, ada beberapa syarat yang harus di penuhi, yaitu :

  1. Pedoman Pendidikan
    Pedoman Pendidikan ini disediakan sebelum perkuliahan tahun akademik tertentu dimulai, dan berisi antara lain :
    1. Kalender Akademik, yang mengatur :
      1. Waktu awal dan akhir kuliah, ujian, pendaftaran ulang dan kegiatan akademik lain pada semester ganjil dan genap.
      2. Kegiatan kegiatan Dies Natalis, Wisuda dan kegiatan seremonial yang lain.
      3. Kegiatan Kemahasiswaan.
    2. Penjelasan tentang Sistem Kredit Semester.
    3. Penjelasan tentang Tujuan Pendidikan. Program Diploma, Sarjana, Magister, Spesialis dan Doktor.
    4. Penjelasan tentang Peraturan Akademik yang terkait dengan perkuliahan, ujian, evaluasi keberhasilan studi, mutasi mahasiswa dan lain-lain.
    5. Penjelasan tentang pengelolaan administrasi pendidikan.
    6. Penjelasan tentang bimbingan konseling dan penasehat akademik.
    7. Penjelasan tentang tatakrama kehidupan di kampus.
  2. Penasehat Akademik (PA).
    ( Penjelasan pada BAB VI )
  3. Nomor Induk Mahasiswa ( NIM ) seperti diatur dalam Aturan Pemberian  Nomor Induk
    NIM terdiri dari 10 digit angka yang memiliki arti berdasarkan kode-kode :
    Digit ke satu dan dua menunjukkan tahun terdaftar di Universitas Brawijaya
    Digit ke tiga menunjukkan jenjang pendidikan/strata yang diikuti oleh mahasiswa
    Digit ke empat dan lima menunjukkan fakultas/program di mana mahasiswa terdaftar 
    Digit ke enam menunjukkan jurusan/program studi di fakultas
    Digit ke tujuh menunjukkan jalur penerimaan pada saat pertama mahasiswa terdaftar (khusus Program Spesialis I, digit ke enam dan tujuh menunjukkan program studi)
    Digit ke delapan,sembilandan sepuluh menunjukkan nomor urut mahasiswa yang terdaftar

B.Pelaksanaan Administrasi Sistem Kredit

Untuk melaksanakan administrasi sistem kredit, diperlukan beberapa tahap kegiatan pada setiap semester yaitu :

  1. Persiapan Pendaftaran
    Bahan-bahan yang diperlukan pada tahap persiapan pendaftaran ini antara laini:
    1. Daftar nama Penasehat Akademik (PA) beserta mahasiswa yang dibimbingnya.
    2. Petunjuk pengisian beserta kartu-kartunya, yaitu :
      1. Kartu Rencana Studi (KRS)
      2. Kartu Perubahan Rencana Studi (KPRS)
      3. Kartu Pembatalan Matakuliah (KPM)
      4. Kartu Hasil Studi (KHS)
  2. Pengisian Kartu Rencana Studi
    Pertama-tama mahasiswa datang ke Sub Bagian Akademik Fakultas untuk mengambil kelengkapan pendaftaran dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa yang berlaku untuk semester tersebut.
    1. Penentuan Rencana Studi Semester.
      Penentuan rencana studi semester ini dilakukan dengan bimbingan dosen Penasehat Akademik (PA) yang telah ditunjuk. Untuk mahasiswa baru, rencana studi semester pertama diwajibkan mengambil beban studi yang telah ditetapkan. Penentuan rencana studi semester selanjutnya ditentukan berdasarkan prestasi yang dicapai oleh mahasiswa pada semester sebelumnya. Besarnya beban studi yang boleh diambil pada semester berikutnya ditentukan oleh indeks prestasi yang telah dicapai dengan persetujuan dosen PA. Rencana studi semester yang telah disetujui dosen PA, kemudian diserahkan kepada Sub Bagian Akademik Fakultas untuk dilaporkan kepada Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK).
    2. Perubahan Rencana Studi.
      Yang dimaksud dengan perubahan rencana studi adalah mengganti sesuatu matakuliah dengan matakuliah lain dalam semester yang sama. Perubahan rencana studi dilaksanakan paling lambat pada akhir minggu pertama dan harus mendapat persetujuan dari Pembantu Dekan I.
    3. Pembatalan Matakuliah.
      Yang dimaksud dengan pembatalan matakuliah adalah pembatalan rencana pengambilan matakuliah yang oleh karenanya tidak diuji pada semester yang bersangkutan.
      Bagi mahasiswa yang akan membatalkan sesuatu matakuliah diberi kesempatan selambat-lambatnya pada minggu ke dua. Pembatalan ini harus disetujui oleh dosen PA, dan segera dilaporkan kepada Sub Bagian Akademik Fakultas.
    4. Hasil Studi.
      Yang dimaksud dengan hasil studi adalah nilai yang diperoleh mahasiswa bagi semua matakuliah yang diprogram dalam KRS dan dicantumkan dalam kartu hasil studi (KHS).
  3. Kuliah, Seminar, Praktikum dan Sejenisnya.
    Mahasiswa diwajibkan mengikuti kuliah-kuliah, seminar-seminar, praktikum-praktikum dan kegiatan akademik sejenisnya sesuai dengan rencana studinya secara tertib dan teratur menurut ketentuan-ketentuan yang berlaku. Jadwal jam kuliah dan praktikum diatur oleh Fakultas atau Program Pascasarjana, dapat dilaksanakan mulai pukul 06.00 hingga pukul 21.00
  4. Penyelenggaraan Ujian Matakuliah.
    Tahap-tahap yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan ujian adalah sebagai berikut :
    1. Merencanakan Jadwal Ujian
      Sesuai dengan kalender akademik, jadual ujian tengah semester dan akhir semester harus direncanakan terlebih dahulu secara cermat dan di umumkan kepada mahasiswa dan dosen.
      Jadwal ujian diumumkan selambat-lambatnya seminggu sebelum ujian berlangsung, sehingga mahasiswa maupun dosen dapat mengatur persiapan yang diperlukan sedini mungkin. Jadwal ujian hendaknya disusun bersama-sama dengan penyusunan jadwal kuliah dan jadwal praktikum.
      Ujian tengah semester dan ujian akhir semester diselenggarakan oleh panitia yang ditetapkan oleh Dekan.
    2. Pelaksanaan Ujian
      Yang boleh menempuh ujian adalah mahasiswa yang telah mengikuti sekurang-kurangnya 80 % dari perkuliahan untuk semester yang bersangkutan serta memenuhi ketentuan lainnya. Bagi mahasiswa yang mengikuti kuliah kurang dari 80 % tidak berhak mengikuti UAS dan semua nilai yang telah didapat untuk mata kuliah tersebut dinyatakan gugur dan sks mata kuliah tersebut diperhitungkan IP semester. Hasil ujian berupa nilai akhir beserta komponen-komponennya (nilai ujian tengah semester, nilai praktikum, nilai kuis dll ) diumumkan kepada mahasiswa.
  5. Pengadministrasian Nilai.
    1. Kartu Hasil Studi ( KHS )
      Hasil ujian oleh dosen harus segera diserahkan ke Sub bagian akademik, agar dapat dilakukan pengisian KHS dan KRS untuk semester berikutnya.
      KHS semester dibuat rangkap 5 (lima), masing-masing untuk dosen PA, mahasiswa, orang tua/wali mahasiswa, Sub Bagian Akademik Fakultas dan Pusat Komputer Universitas Brawijaya.
    2. Penyimpanan Hasil Ujian Mahasiswa.
      Penyimpanan hasil ujian mahasiswa dilakukan oleh Sub bagian Akademik Fakultas, Program Pasca Sarjana dan Pusat Komputer Universitas Brawijaya. Data hasil ujian mahasiswa yang perlu disimpan ialah :
      1. Daftar hasil ujian mahasiswa setiap mata kuliah.

      2. KHS yang mencakup nilai kumulatif hasil ujian mahasiswa yang bersangkutan pada setiap semester dan indeks prestasinya.
      3. Nilai kumulatif untuk semua matakuliah sejak semester awal sampai dengan semester yang bersangkutan.

C.Registrasi Mahasiswa

  1. Tujuan
    1. Untuk penertiban pelaksanaan kegiatan akademik pada setiap semester.
    2. Untuk mengetahui besarnya "student body" dan banyaknya mahasiswa yang mengikuti kegiatan akademik secara aktif pada setiap semester.
    3. Untuk mendapatkan data tentang aktivitas dan keadaan mahasiswa.
  2. Macam Registrasi Mahasiswa
    1. Registrasi Administrasi
      Yang dimaksud dengan registrasi administrasi adalah kegiatan untuk memperoleh status terdaftar sebagai mahasiswa pada fakultas tertentu atau program pasca sarjana di Universitas Brawijaya.
      Kegiatan registrasi administrasi wajib dilakukan oleh seluruh mahasiswa secara tertib pada setiap awal semester sesuai dengan ketentuan kalender akademik.
      1. Registrasi administrasi calon mahasiswa baru.
        1. Syarat-syarat registrasi Program Diploma dan Sarjana
          1. Setiap  calon mahasiswa baru diharuskan datang sendiri untuk menyelesaikan registrasi administrasi.
          2. Menyerahkan kartu tanda peserta ujian masuk.
          3. Membawa Ijazah/STTB asli dan menyerahkan salinan/fotokopinya.
          4. Membawa Rapor asli dan menyerahkan salinan/ fotokopinya.
          5. Membawa Nilai Ebtanas  Murni (NEM) / Nilai Ujian Nasional dan menyerahkan salinan / fotokopinya.
          6. Membawa akte kelahiran / akte kenal lahir dan menyerahkan salinan / fotokopinya.
          7. Menyerahkan masing-masing 2 (dua) lembar pasfoto ukuran 3x4 cm dan 4x6 cm.
          8. Menyerahkan Surat Keterangan Kelakuan Baik yang dikeluarkan oleh yang berwenang.
          9. Membawa Surat Keterangan kewarganegaraan bagi warga keturunan asing dan menyerahkan salinan / fotokopinya.
          10. Menyerahkan Surat Keterangan Kesehatan dari Tim Kesehatan Universitas Brawijaya.
          11. Mengisi formulir registrasi administrasi calon mahasiswa baru serta menandatangani Surat Pernyataan yang di keluarkan oleh Universitas Brawijaya di atas meterai.
          12. Menyerahkan bukti pembayaran SPP dan pembayaran  lain sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.
          13. Menyerahkan salinan/foto copi dokumen lain yang ditentukan sebagai persyaratan registrasi.
        2.  Syarat-syarat registrasi Program Magister 
          1. Harus memenuhi semua kelengkapan persyaratan administrasi sebagai mahasiswa baru
          2. Telah memenuhi semua persyaratan akademik yang ditentukan dengan membawa kelengkapan berkas asli dan meyerahkan salinan-salinan/fotocopynya meliputi:
            • Ijasah Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif > 2,75 (pada skala 0-4) atau > 6,25 (pada skala  0-10)
            • Sertifikat OTO Bappenas
            • Sertifikat Bahasa Inggris Institutional TOEFL Program (ITP)
            • Sertifikat PAT
        3. Syarat registrasi Program Doktor
          1. Harus memenuhi semua kelengkapan persyaratan administrasi  sebagai mahasiswa baru
          2. Telah memenuhi semua persyaratan akademik yang ditentukan dengan membawa kelengkapan berkas asli dan meyerahkan salinan-salinan/fotocopynya  meliputi:
            • Ijasah Magister(S2)dengan Indeks Prestasi Kumulatif > 3,5 (pada skala 0-4) Indeks Prestasi Kumulatif =3,00-<3,50 yang harus disertai empat karya ilmiah (jurnal,buku,proseding atau sejenisnya)
            • Sertifikat OTO Bappenas
            • Sertifikat Bahasa Inggris Institutional TOEFL  Program (ITP)
            • Sertifikat PAT
        4. Sanksi
          1. Setiap calon mahasiswa yang tidak memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, tidak dapat diterima sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya.
          2. Setiap calon mahasiswa yang terlambat registrasi administrasi, dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan dan dianggap mengundurkan diri.
          3. Setiap calon mahasiswa yang memberikan keterangan tidak benar dapat dibatalkan registrasi administrasinya atau dikeluarkan dari Universitas Brawijaya.
          4. Tidak ada perpanjangan waktu untuk registrasi administrasi.
      2. Registrasi administrasi mahasiswa lama.
        1. Syarat-syarat registrasi Program Diploma, Sarjana dan Pascasarjana
          Setiap mahasiswa lama diharuskan datang sendiri untuk   menyelesaikan registrasi administrasi dengan menyerahkan :
          1. Formulir registrasi administrasi yang telah diisi.
          2. Kartu Tanda Mahasiswa semester sebelumnya.
          3. Tanda bukti pelunasan SPP tahun akademik sebelumnya.
          4. Tanda bukti pelunasan SPP semester / tahun akademik yang bersangkutan.
          5. Dua lembar pas foto ukuran 3x3 cm.
          6. Bagi mahasiswa yang tidak terdaftar pada semester sebelumnya harus mendapat ijin untuk registrasi administrasi kembali dari Rektor.
        2. Sanksi
          1. Mahasiswa lama yang tidak melakukan herregistrasi administrasi pada suatu semester tertentu tanpa persetujuan Rektor, ia dinyatakan bukan mahasiswa untuk semester tersebut dan diperhitungkan dalam masa studinya.
          2. Mahasiswa lama yang terlambat herregistrasi administrasi dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan dan pada semester tersebut dinyatakan tidak terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya.
          3. Mahasiswa lama yang tidak terdaftar seperti pada butir 2 dapat mengajukan permohonan cuti akademik kepada Rektor selambat-lambatnya 1 (satu) minggu sejak penutupan registrasi administrasi.
          4. Mahasiswa lama yang tidak terdaftar lebih dari 2 (dua) semester kumulatif dinyatakan mengundurkan diri sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya.
          5. Mahasiswa lama Program Pascasarjana diwajibkan melakukan heregistrasi pada jadwal yang telah ditentukan, bagi mahasiswa yang tidak melakukan heregistrasi pada semester yang sedang berjalan dinyatakan mengundurkan diri.    
          6. Tidak ada perpanjangan waktu untuk registrasi administrasi.
    2. Registrasi akademik.

      Yang dimaksud dengan registrasi akademik adalah pendaftaran untuk memperoleh hak mengikuti kegiatan akademik pada semester tertentu.

      1. Kegiatan registrasi akademik meliputi antara lain :
        1. Pengisian dan pengesahan Kartu Rencana Studi (KRS)
        2. Pengisian Kartu Perubahan Rencana Studi.
        3. Pembatalan matakuliah
      2. Konsultasi rencana studi merupakan kegiatan yang harus dilakukan antara mahasiswa dengan dosen Penasehat Akademik sesuai dengan kalender akademik.
      3. Seorang mahasiswa dapat menjadi peserta suatu matakuliah apabila telah memenuhi ketentuan yang berlaku dan disetujui dosen PA-nya.
      4. KRS yang sudah disetujui dosen PA harus segera diserahkan ke Sub Bagian Akademik Fakultas/Program Pasca Sarjana.

D.Ketentuan Pembayaran Biaya Studi

Mahasiswa Baru
Setiap mahasiswa baru yang diterima di Universitas Brawijaya wajib membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), Sumbangan Pengembangan dan Fasilitas Pendidikan (SPFP), Dana Bantuan Praktikum (DBP) dan biaya lain-lain yang besarnya ditetapkan dengan SK Rektor. Pembayaran biaya tersebut pada saat registrasi administrasi, di mana SPP dapat dibayarkan sekaligus dalam satu tahun atau dua tahap pada setiap awal semester ganjil dan genap. Sedangkan biaya SPFP dan biaya lain-lain dibayar satu kali selama menjadi mahasiswa dan dibayar seluruhnya pada saat kegiatan registrasi administrasi mahasiswa baru.

Mahasiswa Lama  

  1. Setiap mahasiswa yang melakukan herregistrasi administrasi diwajibkan membayar SPP yang dapat dibayar sekaligus dalam satu tahun atau dua tahap pada setiap awal semester ganjil dan genap.
  2. Bagi mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang selama 1 atau 2 semester tanpa seijin Rektor, tetap diwajibkan untuk membayar SPP selama yang bersangkutan tidak aktif dan pembayaran dilakukan pada saat herregistrasi di mana yang bersangkutan akan aktif kuliah kembali dengan mengajukan permohonan aktif kembali.
  3. Jika mahasiswa memperoleh ijin Rektor untuk cuti akademik maka yang bersangkutan dibebaskan dari kewajiban membayar SPP selama menjalani cuti akademik tersebut.
  4. SPP Progresif akan dikenakan kepada mahasiswa apabila :
    1. Mahasiswa program diploma yang melampaui masa studi tiga tahun, maka besarnya SPP (100 + 15) % pada tahun ke-empat dan (100 + 30) % pada tahun ke-lima.
    2. Mahasiswa program sarjana yang melampaui masa studi empat tahun, maka besarnya SPP (100 + 15) % pada tahun ke-lima, (100 + 30) % pada tahun ke-enam dan (100 + 45) % pada tahun ke-tujuh.
    3. Mahasiswa alih program yang melampaui masa studi tiga tahun, maka besarnya SPP (100 + 30) % pada tahun ke-empat.   
  5. Besarnya SPP ditentukan dengan SK Rektor.

E.Kartu Tanda Mahasiswa ( KTM )

Mahasiswa yang terdaftar akan memiliki KTM dalam fisik kartu plastik dengan "barcode number" yang pengesahan registrasinya dengan "hot stamp".

  1. KTM diterimakan kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan registrasi administrasi secara lengkap.
  2. Apabila terjadi kesalahan dalam pengisian KTM, mahasiswa harus melaporkan kepada BAAK untuk diganti dengan KTM yang baru.
  3. KTM merupakan tanda bukti terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya pada semester yang bersangkutan.

F.Mutasi Mahasiswa

Yang dimaksud dengan mutasi mahasiswa ialah perubahan status mahasiswa yang meliputi status akademik dan administrasi.
Mutasi mahasiswa dapat dikelompokkan sebagai berikut :

  1. Cuti Akademik
    1. Cuti akademik adalah penundaan registrasi administrasi, dalam jangka waktu tertentu dengan ijin Rektor.
    2. Seorang mahasiswa yang mengajukan permohonan cuti akademik harus per semester dan dapat diperpanjang paling lama 2 (dua) tahun kumulatif.
    3. Jangka waktu cuti akademik tidak diperhitungkan sebagai masa studi kecuali bagi mahasiswa yang tidak daftar ulang tanpa seijin Rektor tetap diperhitungkan sebagai masa studi.
    4. Permohonan cuti akademik diajukan kepada Rektor dengan disertai alasan-alasan yang kuat, diketahui oleh Dekan dan orang tua/wali/instansi mahasiswa yang bersangkutan. Pengajuan ini paling lambat 1 (satu) minggu sejak penutupan registrasi akademik.
  2. Mahasiswa Tugas Belajar
    Universitas Brawijaya menerima mahasiswa tugas belajar dari Instansi Pemerintah/Swasta dengan syarat-syarat sebagai berikut :
    1. Berijazah Akademi/Sarjana Muda/Sarjana/Magister Perguruan Tinggi Negeri.
    2. Memenuhi syarat-syarat akademik dan administratif yang ditentukan.
    3. Berasal dari fakultas atau program studi yang sesuai.
    4. Penerimaan mahasiswa tugas belajar dilakukan oleh Rektor atas pertimbangan Dekan/Direktur Program Pascasarjana dan dilakukan sepanjang daya tampung memungkinkan. Mahasiswa tugas belajar diwajibkan mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor dengan tembusan kepada Dekan/Direktur Program Pascasarjana terkait paling lambat 1 bulan sebelum perkuliahan tahun akademik baru dimulai.
  3. Pindah ke Perguruan Tinggi Lain.
    1. Mahasiswa Universitas Brawijaya yang akan pindah ke Perguruan Tinggi lain, harus mengajukan permohonan kepada Rektor dengan tembusan kepada Dekan, disertai alasan kepindahannya.
    2. Mahasiswa yang telah pindah ke Perguruan Tinggi lain tidak dapat diterima kembali sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya.
  4. Putus Kuliah.
    Mahasiswa putus kuliah ialah mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan evaluasi keberhasilan studi pada setiap tahun dan akhir studi, atau mahasiswa yang tidak terdaftar karena tidak melakukan registrasi sesuai ketentuan fakultas/program.
    1. Jumlah mahasiswa putus kuliah tiap semester dilaporkan Dekan/Direktur Program Pascasarjana kepada Rektor.
    2. Rektor mengeluarkan Surat Keputusan tentang putus kuliah untuk mahasiswa yang bersangkutan.
  5. Meninggal Dunia.
    Apabila ada mahasiswa meninggal dunia, Dekan/Direktur Program Pascasarjana melaporkan kepada Rektor.
  6. Pemberhentian sebagai Mahasiswa Universitas Brawijaya.
    Mahasiswa dapat diberhentikan selama-lamanya atau sementara apabila melanggar Ketentuan SK Rektor Nomor : 044/SK/1985 tentang Tata Tertib Keluarga Besar Universitas Brawijaya, serta ketentuan lain yang berlaku di Universitas Brawijaya.

G.Perpindahan Mahasiswa ke Universitas Brawijaya

  1. Syarat-syarat
    1. Yang dapat diterima sebagai mahasiswa pindahan adalah :
      1. Untuk Program Diploma III, telah mengikuti pendidikan secara terus menerus sekurang-kurangnya 2semester dan setinggi-tingginya 3 semester serta telah mengumpulkan :
      2. untuk 2 semester, 36 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
      3. untuk 3 semester, 54 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
      4. Untuk Program Sarjana telah mengikuti pendidikan secara terus menerus sekurang-kurangnya 4 semester, dan setinggi-tingginya 6 semester, serta telah  mengumpulkan :
      5. untuk 4 semester, 72 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
      6. untuk 6 semester, 108 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
      7. Untuk Program Pascasarjana diatur dan dituangkan dalam pedoman pendidikan masing-masing fakultas
    2. Berasal dari Perguruan Tinggi Negeri yang mempunyai kesesuaian bidang studi dan program yang sama.
    3. Bukan putus studi karena tidak memenuhi ketentuan akademik
    4. Tidak pernah melanggar peraturan Perguruan Tinggi asal.
    5. Persetujuan pindah dari fakultas asal.
    6. Dekan fakultas yang dituju menyatakan secara tertulis kesediaannya untuk menerima.
    7. Mahasiswa pindahan yang diterima di Universitas Brawijaya mempunyai kewajiban membayar biaya pendidikan seperti mahasiswa baru serta memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh fakultas.
  2. Tata Cara Mengajukan Permohonan Pindah
    Tata cara mengajukan permohonan pindah adalah sebagai berikut :
    1. Permohonan pindah diajukan secara tertulis dengan alasan yang kuat kepada Rektor Universitas Brawijaya dengan tembusan kepada Dekan Fakultas atau Direktur Program Pascasarjana yang dituju.
    2. Permohonan tersebut harus dilampiri :
      1. Daftar nilai asli yang diperoleh dari Perguruan Tinggi asal, dengan IPK nya.
      2. Surat pindah dari perguruan tinggi asal
      3. Persetujuan orang tua/wali/instansi.
      4. Surat keterangan tidak pernah melakukan pelanggaran peraturan perguruan tinggi asal.
  3. Waktu Pengajuan Permohonan Pindah
    1. Permohonan pindah harus diterima Universitas Brawijaya paling lambat 1 (satu) bulan sebelum kuliah tahun akademik baru (semester ganjil) dimulai.
    2. Permohonan pindah tidak akan dipertimbangkan apabila batas waktu seperti tersebut pada butir (1) dilampaui.

H.Perpindahan Mahasiswa Antar Fakultas di Universitas Brawijaya

  1. Syarat-syarat
    1. Yang dapat diterima sebagai mahasiswa pindahan adalah :
      1. Untuk program sarjana telah mengikuti pendidikan secara terus menerus sekurang-kurangnya 2 semester dan setinggi-tingginya 4 semester serta telah mengumpulkan :
        1. Untuk 2 semester, 24 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
        2. Untuk 4 semester, 48 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
      2. Untuk Program D III telah mengikuti pendidikan secara terus menerus sekurang-kurangnya 2 semester dan setinggi-tingginya 4 semester serta telah  mengumpulkan:
        1. Untuk 2 semester, 24 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
        2. Untuk 3 semester, 36 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
    2. Bukan putus studi karena tidak memenuhi ketentuan akademik pada fakultas asal.
    3. Tidak pernah melanggar peraturan fakultas asal.
    4. Persetujuan pindah dari fakultas asal.
    5. Dekan fakultas yang dituju menyatakan secara tertulis kesediaannya untuk menerima.
    6. Perpindahan mahasiswa antar fakultas hanya boleh 1 (satu) kali selama yang bersangkutan menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya.
  2. Tata Cara Mengajukan Permohonan Pindah
    Tata cara mengajukan permohonan pindah antar Fakultas adalah sbb :
    1. Permohonan pindah diajukan secara tertulis dengan alasan yang kuat kepada Rektor dengan tembusan kepada Dekan Fakultas yang dituju.
    2. Permohonan tersebut harus dilampiri :
      1. Daftar nilai asli yang diperoleh dari Fakultas asal dengan IPK nya
      2. Surat pindah dari Fakultas asal.
      3. Persetujuan orang tua/wali/instansi.
      4. Surat keterangan tidak pernah melakukan pelanggaran peraturan Fakultas asal.
  3.  Waktu Pengajuan Permohonan Pindah
    1. Permohonan pindah harus diterima Rektor paling lambat 1 (satu) bulan sebelum kuliah dimulai.
    2. Permohonan pindah tidak akan dipertimbangkan apabila batas waktu seperti tersebut dilampaui. 

I.Perpindahan Mahasiswa Antar Jurusan dalam Satu Fakultas di Universitas Brawijaya.

Perpindahan mahasiswa antar Jurusan dapat dilakukan dengan memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut :

  1. Yang dapat diterima sebagai mahasiswa pindahan adalah :
    1. Untuk program Sarjana, telah mengikuti pendidikan secara terus menerus sekurang-kurangnya 2 semester dan setinggi-tingginya 4 semester serta telah mengumpulkan :
      • untuk 2 semester, 24 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
      • untuk 4 semester, 48 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
    2. Untuk program D III telah mengikuti pendidikan secara terus-menerus sekurang-kurangnya 2 semester dan setinggi-tingginya 3 semester, serta telah mengumpulkan :
      • untuk 2 semester, 24 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
      • untuk 3 semester, 36 sks dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
  2. Bukan putus studi karena tidak memenuhi ketentuan akademik.
  3. Tidak pernah melanggar peraturan Jurusan asal.
  4. Persetujuan pindah dari Jurusan asal.
  5. Ketua Jurusan yang dituju menyatakan secara tertulis kesediaannya untuk menerima.
  6. Perpindahan mahasiswa antar jurusan hanya boleh 1 (satu) kali selama yang bersangkutan menjadi mahasiswa Universitas Brawijaya.

J.Perpindahan Mahasiswa Antar Program Studi.

Perpindahan mahasiswa antar program studi dalam satu jurusan/fakultas diatur dengan peraturan fakultas masing-masing dengan memperhatikan ketentuan dalam Pedoman Pendidikan ini. Nomor Induk Mahasiswa (NIM) berubah sesuai program studi yang baru.
Perpindahan dan registrasi diatur dalam Pedoman Pendidikan Fakultas / Program Pasca Sarjana    

K.Alih Program Diploma III ke Program Sarjana

  1. Persyaratan dan Tata Cara
    1. Syarat Umum
      1. Mereka yang dipertimbangkan untuk dapat alih program adalah lulusan D III Perguruan Tinggi Negeri
      2. Alih program hanya dapat dilakukan untuk program studi yang bersesuaian.
    2. Syarat Khusus
      1. Syarat untuk dapat dipertimbangkan bagi lulusan D III adalah :
        1. Mempunyai Indeks Prestasi (IP) kumulatif sekurang-kurangnya 3,00
        2. Lama studi dalam program pendidikan D III tidak lebih dari 4 tahun
      2. Khusus bagi pegawai suatu instansi adalah :
        1. Mempunyai masa kerja sekurang-kurangnya 2 tahun sejak lulus
        2. Dikirim oleh instansi yang bersangkutan sebagai mahasiswa tugas belajar
        3. Mempunyai IP kumulatif sekurang-kurangnya 2,50
    3. Tata Cara Mengajukan Permohonan Alih Program
      Untuk dapat dipertimbangkan menjadi mahasiswa alih program, yang bersangkutan harus mengikuti tata cara sebagai berikut :
      1. Mengajukan surat permohonan langsung kepada Rektor Universitas Brawijaya dengan tembusan kepada Dekan untuk Program Studi yang dipilih.
      2. Bagi pegawai negeri, surat permohonan tersebut diajukan oleh Pimpinan Instansi di mana yang bersangkutan bekerja
      3. Surat Permohonan harus dilengkapi dengan fotokopi :
        1. Transkrip akademik program D III lengkap, yang disahkan Perguruan Tinggi asal.
        2. Ijazah D III yang disahkan Perguruan Tinggi asal.
        3. Surat tugas belajar dan pernyataan dibebaskan dari tugas selama belajar, dari instansi dimana pegawai yang bersangkutan bekerja.
      4. Permohonan alih program diterima Universitas Brawijaya paling lambat 1 (satu) bulan sebelum kuliah tahun akademik baru dimulai.
  2. Penerimaan dan Kegiatan Akademik
    1. Penerimaan
      1. Penerimaan sebagai mahasiswa alih program ditetapkan oleh Rektor dengan pertimbangan Dekan.
      2. Dalam memberikan pertimbangan, Dekan harus memperhatikan daya tampung yang ada, kesesuaian program studi dan hasil uji penjajagan.
      3. Pelamar yang diterima diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi yang ditentukan oleh Universitas/Fakultas yang dituju.
    2. Masa Percobaan
      1. Masa percobaan selama 2 (dua) semester dengan keharusan mengumpulkan sejumlah sks tertentu sesuai dengan yang ditetapkan Fakultas masing-masing.
      2. Mencapai IP kumulatif sekurang-kurangnya 2,00
      3. Mahasiswa alih program yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut pada butir (1) dan (2) dinyatakan tidak mampu dan tidak diperbolehkan melanjutkan studinya di Universitas Brawijaya.
      4. Mahasiswa yang diterima melalui jalur alih program mempunyai kewajiban membayar biaya pendidikan seperti mahasiswa yang diterima melalui jalur program minat dan kemampuan.
    3. Beban Kredit dan Alih Kredit
      1. Beban kredit yang harus dipenuhi oleh mahasiswa alih program dalam menyelesaikan program studinya adalah sesuai dengan yang ditetapkan Fakultas masing-masing dikurangi dengan besarnya sks yang diakui maksimum 80 sks.
      2. Beban kredit yang dialihkan adalah besarnya kredit yang diperoleh dari program D III dan diakui oleh Universitas Brawijaya.
      3. Evaluasi alih kredit dilakukan oleh Fakultas yang dituju.
    4. Batas Masa Studi
      Masa studi mahasiswa alih program paling lama 4 (empat) tahun termasuk masa percobaan.

L.Peraturan Alih Program dari Program Diploma I Bahasa Inggris ke   Program Diploma III Bahasa Inggris Universitas Brawijaya

  1. Tujuan
    Alih program dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada lulusan Program Diploma I Bahasa Inggris yang berkemampuan untuk meningkatkan pendidikannya ke program yang lebih tinggi (DIII).
  2. Syarat-syarat dan Tata cara
    1. Mereka yang dipertimbangkan untuk alih program adalah lulusan Program Diploma I Bahasa Inggris Universitas Brawijaya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75
    2. Mengajukan surat permohonan langsung ke Rektor Universitas Brawijaya dengan tembusan kepada Ketua UPT Bahasa Inggris, dilengkapi dengan :
      Fotokopi ijasah
      Pasfoto ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar.

M.Kelulusan Pascasarjana, Sarjana dan Program Diploma

Mahasiswa yang lulus Pascasarjana, Sarjana dan Program Diploma wajib mengikuti wisuda dan berhak memperoleh ijazah yang diserahkan pada saat wisuda.