Community:
Forum Diskusi
Mailing List
Brawijaya Linux User NGalam

Publikasi


Buku 45 Tahun Universitas Brawijaya.

Daftar Isi
Kata Pengantar

Mempersiapkan Sarjana Pro Rakyat
Mewujudkan Nama Harum Universitas Brawijaya
Catatan Untuk Empat Lima Tahun Universitas Brawijaya

I. UNIVERSITAS BRAWIJAYA MENYONGSONG MASA DEPAN
II. UNIVERSITAS BRAWIJAYA, RIWAYATMU DULU
III. PERJALANAN FAKULTAS/PROGRAM
IV. PERJALANAN LEMBAGA
V. PERJALANAN UPT
VI. ATRIBUT
VII. REKTOR DARI MASA KE MASA
VIII. PIMPINAN MAHASISWA DARI MASA KE MASA
IX. ORGANISASI PENUNJANG
X. PUBLIKASI
XI. APA KATA MEREKA


VI. ATRIBUT

Daftar isi :
1.Lambang
2.Bendera
3.Lagu
4.Jaket
5.Logo
6.Singkatan Nama
7.Moto
8.Monumen Tugu Universitas Brawijaya

Sejak tahun 1974, dengan SK Rektor No. KP.1438/Reg.12/34-74, telah dibentuk Tim Attribut Universitas Brawijaya. Tim ini mempunyai tugas menggali, mengevaluasi dan merumuskan norma-norma yang bisa dijadikan tradisi bagi UB dalam rapat-rapat atu upacara-upacara resmi, diantaranya: lambang, bendera, lagu/hymne, jaket almamater, logo.

1. Lambang

Lambang merupakan penyederhanaan dari kenyataan yang kompleks dan bersifat abstrak. Dengan lambang, sebuah institusi memiliki identitas yang unik agar dikenali orang lain.

a. Bentuk Dan Warna

Lambang Universitas Brawijaya berbentuk segi lima dengan warna dasar hitam. Di dalamnya terdapat gambar arc a Raden Wijaya (Prabu Brawijaya) berwarna kuning emas, sebagai penjelmaan Dewa Wisynu yang bertangan empat. Masing-masing tangan memegang: lampu, canka atau siput, qada, dan cakra. Selain itu sebagai lambang Ciwa, Raden Wijaya mengenakan mahkota Candra Kapala. Di samping kiri dan kanan Raden Wijaya terdapat sepasang Dewa Perwara sebagai pengikut Sang Raja.

b. Makna

Lambang secara keselurilhan menggambarkan corak atau watak dari Universitas Brawijaya, yang meliputi:

  • Jiwa kepeloporan, seperti yang dimiliki oleh Raden Wijaya, dilukiskan dengan warna kuning emas.
  • Abadi, dilukiskan dengan warna dasar hitam.
  • Menjunjung tinggi falsafah Pancasila, digambarkan dalam bentuk segi lima berwarna kuning emas.
  • Berani membongkar segala sesuatu yang tidak wajar atau tidak benar, digambarkan dalam bentuk mahkota Candra Kapala.
  • Penegak tertib hukum, digambarkan dalam bentuk Qada.
  • Berani meratakan segala sesuatu yang dianggap kurang wajar atau kurang benar, digambarkan dalam bentuk senjata Cakra.
  • Segalanya dilakukan dengan kesucian yang disertai pula tugas pemelihara atau pembina sesuai dengan sifat Wisynu, yang dilambangkan dalam bentuk Canka atau siput.
  • Percaya dan meyakini benar-benar bahwa dzat hidup itu ada, yang dilukiskan dalam bentuk lampu.
  • Dengan demikian lambang tersebut menggambarkan penjiwaan keseluruhan watak Raden Wijaya (Prabu Brawijaya) secara abadi dengan senantiasa dilandasi moral Pancasila.

2. Bendera

Setiap fakultas di Universitas Brawijaya mempunyai warna-warna tertentu sesuai dengan ciri khas masing-masing, sebagai berikut:

  • Fakultas Hukum (FH), warna bendera merah.
  • Fakultas Ekonomi (FE), warna bendera kuning.
  • Fakultas Ilmu Administrasi (FIA, warna bendera abu-abu.
  • Fakultas Pertanian (FP), warna bendera hijau muda.
  • Fakultas Peternakan dan (Fapet), warna bendera coklat.
  • Fakultas Teknik (FT), warna bendera biru tua.
  • Fakultas Kedokteran (FK), warna bendera hijau tua
  • Fakultas Perikanan (Faperik), warna bendera biru laut.
  • Warna untuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), warna bendera biru muda
  • Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), warna bendera biru muda.

3. Lagu

Hymne Universitas Brawijaya diciptakan oleh R. Janardhana mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (sekarang: Fakultas Peternakan) Universitas Brawijaya pada tahun 1963.

Sedangkan Mars Universitas Brawijaya diciptakan oleh Lilik Sugiarto tahun 1990.

4. Jaket

Warna jaket almamater biru yang mempunyai arti: Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Teknologi, Kebersihan, Keteraturan. Warna Biru dipakai berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.0602a/U/1984 tanggal 28 November 1984 tentang Pedoman Tata-Busana Akademik Perguruan Tinggi di Lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, yang tertuang dalam Lampiran 1-2 tentang Warna-warna Universitas/Institut Negeri di seluruh Indonesia tabel nomor 12 (Universitas Brawijaya dengan warna: Biru Turquoise). Sedangkan model yang dipakai sampai sekarang dipakai, telah disempurnakan atas kepeloporan Ir. Abdul Azis Hoesein, Dipl.HE (Ketua Dewan Mahasiswa 1970-1971) pada acara "Jaket Show" untuk memilih model desain jaket almamater.

5. Logo

Logo merupakan salah satu bentuk representasi dari lembaga yang diharapkan mampu mensosialisasikan keberadaannya di tengah-tengah masyarakat. Hal ini melatarbelakangi Pusat Jaminan Mutu (PJM) Universitas Brawijaya untuk mengadakan penjaringan design logo Universitas Brawijaya yang berlangsung selama 1 bulan penuh (1-30 September 2006). Pada tanggal 21 November 2006, melalui Keputusan nomor 163/SK/2006, tanggal 14 November 2006, Rektor menetapkan pemenang lomba desain logo Universitas Brawijaya. Logo ini secara filosofis memuat pesan "join UB be the best" untuk quality insurance, dapat diubah kapan saja. Sedangkan maknanya adalah:

  • Persegi empat dengan warna blue navie dengan tuisan UB berwarna kuning emas
  • "UB" dalam bulatan menggambarkan Universitas Brawijaya selalu dinamis keberadaannya dalam masyarakat dunia.
  • Sayap berjumlah 3 (tiga) buah mengelilingi bulatan bola dunia menunjukkan tiga pilar Tri Dharma PT yang bertaraf internasional.
  • Warna Emas pada huruf dan gambar mengandung arti kebijaksanaan dan kejayaan.
  • Warna biru sebagai latar belakang menggambarkan bahwa Universitas Brawijaya bersifat universal.
  • Bentuk/frame bujur sangkar (seimbang pada semua sisi) memberi arti berkeadilan (fairness).

6. Singkatan Nama

Nama "Universitas Brawijaya" diberikan oleh Presiden RI melalui surat kawat Nomor 258/K/61 tertanggal 11 Juli 1961, dipilih dari 3 nama yang diajukan Senat Universitas, yakni: Kertanegara, Tumapel, dan Brawijaya.

Sejak saat itu pula dikenal nama "Unbra" sebagai singkatan nama Universitas Brawijaya.

Dalam perkembangannya, sejak 1 Maret 1975 berdasarkan SK Rektor, singkatan "Unbra" tidak digunakan lagi dan diganti dengan singkatan baru, yaitu: "Unibraw". Sejak tahun 2006 telah disosialisasikan singkatan "UB" untuk menggantikan singkatan "Unibraw", dan disetujui Senat Universitas Brawijaya tanggal 17 Maret 2008.

7. Moto

Sejak peringatan Dies Natalis ke 44 Januari 2007 diperkenalkan moto Universitas Brawijaya: "Join UB, be the best".

Moto diperlukan untuk mendorong segenap warga agar bersikap dinamis menghadapi segala tantangan. Sementara itu, bagi masyarakat umum dapat mengetahui visi, karakteristik, yang dinamis.

8. Monumen Tugu Universitas Brawijaya

Tugu Universitas Brawijaya yang terletak di depan Gedung Rektorat dibangun mulai Desember 2007. Letaknya sangat strategis, karena merupakan pusat kampus dengan bentuk lingkaran di jalan utama. Fungsinya selain sebagai bagian keasrian kampus juga mempunyai makna pada setiap bagiannya.

a. Puncak Kepala Tugu

  1. Bentuk dasar lingkaran bermakna pusat dan wawasan yang luas, tetapi tetap fokus dan lentur
  2. Bentuk bulat telungkup, bermakna fakir, tetapi tak miskin;
  3. Bentuk tongkat pada puncak menunjukkan bahwa, insan akademis pun masih membutuhkan tuntunan Tuhan Yang Mahaesa.

b. Bentuk Kepala Tugu

  1. Bermakna simbolik adanya tiga strata pendidikan di Universitas Brawijaya.
  2. Bentuk transparan, bermakna: Universitas Brawijaya terbuka bagi saran dan kritik.
  3. Warna kuning bermakna: jiwa kepeloporan sebagai pusat llmu, teknologi, dan seni.
  4. Warna hitam bermakna: abadi, tidak pandang suku, bangsa, negara, kebudayaan maupun agama.

c. Badan Tugu

  1. Mengesankan ilmu, tekonologi dan seni yang sederhana, kokoh dan monumental.
  2. Jam sebagai penunjuk waktu yang tepat berada di dada tugu bermakna: sebagai pengingat bahwa warga Universitas Brawijaya harus menghargai waktu.

d. Kaki Tugu

  1. Bentuk kaki tugu ini bermakna kepeloporan perguruan tinggi yang terjaga oleh para pengampu sesuai dengan susunan simbolik: spesialis dan praktisi ilmu, teknologi dan seni; ilmuwan dan peneliti; profesor dan doktor.

e. Dasar Tugu

Kolam atas: Kolam air, bermakna simbolik bahwa ilmu, teknologi dan seni itu tidak terbatas dan terus berkembang, sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan jamannya. Pelataran:

  1. Pelataran gersang tetapi berpola dan bertekstur serta dikelilingi pelita, bermakna : para mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai disiplin ilmu dan pembimbingnya.
  2. Pelataran dengan hamparan bunga berwarna-warni dan bunga-bunga ini dapat , diganti/disesuaikan dengan event yang sedang tejadi, bermakna: para alumni dari berbagai disiplin ilmu yang selalu siap dengan berbagai tuntutan perubahan jaman. Kolam teratai: Kolam teratai ini bermakna simbolik berupa harapan kepada para alumni Universitas Brawijaya. "Jadilah bunga bangsa yang lentur, anggun dan berwibawa, tenang, lestari dan menghidupi."
Monumen Tugu Universitas Brawijaya,"pesona kampus rekreasi"
  ©2001-2003 Brawijaya University, all right reserved.
Use of this website signifies your agreement to the Terms of Use. Content provided by BAPSI-UB, Design & Construct by UPPTI-UB.
ke halaman awal